Jenis-jenis Sepatu Mesin Jahit Portable Part2

Button hole foot

Adalah sepatu untuk membuat lubang kancing. Biasanya sepatu ini sudah bawaan dari mesin jahitnya. Ada bagian di belakang untuk memegang kancing sehingga lebar lubangnya otomatis akan menyesuaikan. Untuk membuat lubang kancing ini kita menggunakan jenis jahitan zigzag sesuai dengan fitur yang ada di mesin jahitnya. Pada mesin jahit tipe tertentu, ada satu bagian pemegang sepatu lubang kancing ini. Pada tipe lainnya tidak ada. Ada mesin jahit yang memiliki fitur 1 langkah pengerjaan lubang kancing, ada yang 2 langkah.

walking foot

Biasa disebut juga sepatu quilting karena berfungsi untuk menjahit qulting (tindas) lurus dengan batting dakron, busa,atau semacamnya. Semacam capit di sepatu ini untuk memegang sekrup di bagian dudukan sepatu sementara per di dalam bagian sepatu membuat dia bisa’melompat-lompat’ saat menjahit. Hal ini untuk menghindari bahan menjadi berkerut sebab adanya ‘batting’ (lapisan pengisi/interlining) diantara outer dan inner.

 

 

Darning/Embroidery Foot

Biasa disebut juga sepatu free style quilting. Hampir sama dengan walking foot, hanya dia mensyaratkan feed dog (pengatur jalan gigi) diturunkan, sehingga jalannya bahan bisa disesuaikan dengan selera kita, tidak diatur lurus oleh gigi. Besi semacam tangan di sepatu ini kita tempatkan di atas sekrup dudukan jarum sebagai penahan dia. Disebut juga embroidery foot karena dengan turunnya feed dog, dan area jarum yang berbentuk lingkaran, kita bisa bebas menggerakkan bahan. Dengan jenis jahitan zigzag, niscaya kita bisa membuat semacam bordiran di atas kain dengan mesin jahit.

 

 

overcasting foot

Berfungsi untuk membuat jahitan semi obras. Plat tipis yang ada di bagian sepatu ini membatasi tepi kain.

 

quilting foot

Sepatu quilting, untuk menjahit tindas lurus. Tapak sebelahnya yang lebih pendek berfungsi sebagai penanda kapan jarum harus berhenti sehingga jahitan tidak lurus ke sambungan kain horizontal.

Hemmer/ rolled hem foot

Biasa disebut juga sepatu neci, berfungsi membuat jahitan dengan tekukan (kelim) sekecil mungkin. Ada yang bagian bawah sepatu kelim ini  membentuk ceruk memanjang, ada yang tidak memiliki ceruk memanjang.

 

 

Teflon Foot

Sepatu Teflon fungsnya  seperti satin foot, digunakan untuk menjahit di bahan yang licin seperti kanvas/linen laminating, vinil, siffon, satin, juga bahan kaos.

 

Button sewing foot

Sepatu untuk memasang kancing. Bentuknya yang menekuk di bagian depan berfungsi untuk memegang kancing

 

 

Blind Hem foot

Sepatu kelim/som. Berfungsi untuk membuat jahitan kelim/som di bagian bawah celana, atau rok. Sehingga dari luar tampak hanya titik benang. Saat menggunakan sepatu ini atur jenis jahitan di mesin jahit yang sesuai untuk membuat kelim. Sepatu ini tidak bisa digunakan di mesin jahit konvensional (mesin jahit hitam). Bagaian ulir di sebelah kanan bisa diputar untuk menyesuaikan jarak kelim yang diinginkan.

 

¼” Patchwork foot

Disebut juga sepatu seperempat. Fungsinya nyaris sama dengan sepatu quilting. Kelebihannya ada di plat tipis di sebelah kanan yang berfungsi untuk membuka jahitan antar bahan, sehingga jarak jahitan dengan sambungan bisa tetap lurus.

 

 

 

 

TO BE CONTINUED…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *