Amari, Elly, dan Buletin Craftalova

Amari, Elly, dan Buletin Craftalova

 Elly Kuel, pertama kali mengenalnya saat doi mengundangku cuap2 di acara Kopdar crafter Joglosemar; Jaric (Jogja), Solo Raya Fabric Club (Solo dsk), dan LaSew (Semarang dsk), 2015. Pertama kali bertemu, entah mengapa langsung klik dengan crafter unik yang manis tomboy ini. Apalagi pas dilihatin dompet kreasinya. Ampun makkk.. rapi jali bingitttt. Aku paling gak sabar kalau bikin seperti itu.

Sueneng poll pas tuto doi ditetapkan pimpinan redaksi, mbak Yana, sebagai kaver buletin Craftalova edisi 10. Meski sempat ada penundaan krn beliau sedang berduka cita kehilangan ibu mertua, tapi alhamdulillah tidak berpengaruh pada jadwal terbit buletin tercinta kita.

Selasa, buletin datang pas aku lagi ngajar kursus. Seneng hatiku tak kepalang. Meski sebagai salah satu redaktur aku pasti tahu isi buletin sebelum dibawa ke percetakan, tapi sensasi memegang hardcopy, membuka-buka halaman lalu men-scan satu-satu lembarnya, sangat berbeda dengan membaca draft dalam bentuk soft copynya. Dan jelas, tanganku langsung mencari tuto ala Elly, Amari.

What can I say? Awesome. Keren bingitt. Ada catatan tingkat kesulitan dengan syarat minimal, ada keterangan pola, gambar pola dengan ukuran yang jelas, dan tentu saja step by stepnya yang jelas dimengerti bahkan bagi pemula sekalipun.

Sebagai salah satu member komunitas Adida yang sudah tingkat mahir, cara Elly mengatur gradasi perca, menjahit aplikasi dengan presisi rapi, sungguh tak perlu dipertanyakan lagi. Jika ada satu hal yang ingin kuubah di tutorialnya adalah background. Akan lebih cakep kalau backgroundnya plain, putih saja. Dan mungkin akan lebih cakep juga kalau ditambah sedikiiit teori cara menjahit aplikasi. Tapi, berdasarkan pengalamanku di dunia buku dan tutorial sejak 2005, entah itu sebagai penulis maupun editor, harus kuakui, ada hal-hal yang memang harus dikalahkan demi sesuatu yang bernama kuota halaman.

Jadi, bintang 5 jelas kusematkan buat tutorial Amari Bag diajeng Elly Kuel di bulletin Craftalova edisi 10 ini. Bahkan, kalau boleh jujur, tanpa mengecilkan arti foto kaver dan tutorial tas edisi sebelumnya (termasuk tuto Tas Layanganyar ala Indar simboke Ayaran di edisi 2), foto kaver dan tuto Amari ini best of the best.

Tentang isi bulletin lainnya, well, jujur, karena aku penikmat (pembuat juga kadang2) patchwork n quilting (sebagai tema utama), edisi ini paling kusuka.

So, belum memiliki bulletin ini, cepetan beli di sisterhood di kotamu, atau olshop. Ayaran salah satu olshop rekanan redaksi yang menjual bulletin ini.

Dan, jangan pula sampai ketinggalan edisi berikutnya, tahun depan, sekitar 2.5 bulan lagi. Dengan profile redaksi bulletin, crafter-crafter cantik nan baik di belakang meja yang dengan segudang kegiatannya dan jarak yang memisahkan tetap bisa kompak melahirkan bulletin sewing craft pertama di Indonesia. Plus, tema utama yang sangat dekat dengan keseharian kita, souvenir. 😊

 

Tanah Baru, 27 Des’17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *